BMT NU Jatim Hadirkan Mushalla Amanah di Sampang, Bukti Nyata Kepedulian untuk Masyarakat

Sampang - KSPPS BMT Nuansa Umat Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program Baitul Maal. Kali ini, BMT NU Jatim meresmikan Mushalla Amanah Raudlatul Ulum yang berlokasi di Dusun Sreseh, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang. Pembangunan mushalla tersebut didukung oleh dana Baitul Maal yang dihimpun dari sembilan kantor cabang BMT NU Jatim se-Kabupaten Sampang, dengan total bantuan sebesar Rp60 juta.
Dalam sambutannya, Manager Area Kabupaten Sampang, Mohammad Zaini, mengungkapkan rasa syukur atas terlaksananya pembangunan dan peresmian Mushalla Amanah tersebut. Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BMT NU Jatim kepada masyarakat melalui dana Baitul Maal.
"Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini BMT NU Jatim kembali mewujudkan pembangunan Mushalla Amanah yang berlokasi di Dusun Sreseh, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang dengan nama Musholla Raudlatul Ulum. Seluruh cabang di Kabupaten Sampang bahu-membahu menyukseskan program ini dengan harapan musholla ini benar-benar memberikan manfaat bagi para santri, masyarakat sekitar, serta menjadi pusat kegiatan keagamaan," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa BMT NU Jatim akan terus berupaya menghadirkan manfaat bagi umat, tidak hanya melalui pembangunan sarana ibadah, tetapi juga melalui berbagai program sosial seperti santunan kepada guru ngaji, dhuafa, fakir miskin, dan anak yatim yang terus dijalankan di seluruh cabang.
Zaini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, masyarakat, para tukang, dan semua pihak yang telah bergotong royong menyukseskan pembangunan mushalla tersebut. Ia berharap Mushalla Amanah Raudlatul Ulum dapat dimanfaatkan untuk majelis taklim, pengajian, pembelajaran Al-Qur'an, dan berbagai kegiatan keislaman lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut bahwa pembangunan Mushalla Amanah di Kabupaten Sampang merupakan pembangunan mushalla terbesar yang pernah dilaksanakan BMT NU Jatim di Jawa Timur, dengan ukuran bangunan mencapai 12 x 12 meter. Menurutnya, keberhasilan pembangunan ini juga tidak lepas dari dukungan para simpatisan dan dermawan yang turut berkontribusi melalui Baitul Maal.
Sementara itu, selaku tuan rumah, Kiai Mahmud, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh donatur, khususnya BMT NU Jawa Timur.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua donatur, terutama BMT NU Jatim, yang telah memilih mushalla kami untuk dibangun kembali. Sebelumnya kondisinya sangat memprihatinkan, kini telah berdiri dengan megah dan sangat layak digunakan. Kami tidak mampu membalas semua kebaikan ini selain dengan doa agar BMT NU Jatim semakin maju, semakin berjaya, selalu mendapat ridha Allah SWT, seluruh pengelolanya diberikan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan," tuturnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengawas, masyarakat, tukang, dan para pekerja yang telah membantu proses pembangunan hingga selesai. Kiai Mahmud menegaskan bahwa masyarakat siap menjaga dan merawat musholla tersebut sebagai amanah serta berkomitmen mengisinya dengan berbagai kegiatan keagamaan yang bermanfaat sesuai syariat Islam.
Peresmian Mushalla Amanah Raudlatul Ulum menjadi bukti nyata bahwa BMT NU Jawa Timur tidak hanya berfokus pada penguatan ekonomi syariah, tetapi juga terus menghadirkan program-program sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian, BMT NU Jatim berharap keberadaan mushalla ini menjadi pusat ibadah, pendidikan Al-Qur'an, dan pembinaan umat yang terus memberikan keberkahan bagi generasi mendatang.