Tak Sekedar Menabung, BMT NU Menjadi Sahabat Ibu Asih dalam Membangun Usaha dan Meraih Takdir ke Baitullah

Admin
13 July 2026
327 x dilihat


Lumajang – Kisah inspiratif datang dari Asih Indah Ravita Dewi (32), warga Desa Ranubedali, Dusun Krajan 1, RT 11 RW 03, Kecamatan Ranuyoso. Berawal dari keraguan akibat pengalaman buruk masyarakat sekitar terhadap kasus tabungan yang dibawa kabur, kini ia justru merasakan berbagai manfaat setelah menjadi anggota KSPP Syariah BMT Nuansa Umat Jawa Timur Cabang Ranuyoso.


Asih mengaku awalnya tidak mudah menaruh kepercayaan. Bahkan, kedua orang tuanya pernah menjadi korban tabungan bermasalah. Namun, ajakan salah satu pengelola BMT NU yang juga teman sekolahnya, Shiddiqul Ahyar, membuatnya memberanikan diri mencoba menabung.


Keputusan tersebut menjadi titik balik perjalanan keuangannya. Ia mulai rutin menabung, termasuk melalui produk Tabungan Sajadah. Keberuntungannya memperoleh hadiah dari BMT NU sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat dan mendorong banyak warga sekitar ikut menabung.


Perempuan yang kini mengelola berbagai usaha, mulai dari toko fashion, produk skincare berizin BPOM, barang elektronik, perlengkapan sekolah hingga buket dan seserahan itu mengaku perkembangan usahanya tidak lepas dari kebiasaan menabung setiap hari di BMT NU.


"Dulu saya hanya memiliki satu toko fashion. Alhamdulillah, berkat disiplin menabung, usaha saya terus berkembang hingga memiliki beberapa jenis usaha baru. Bahkan beberapa bulan lalu saya bersama suami berhasil mendaftar haji melalui Tabungan SAHARA, sekaligus mendapat pendampingan pendaftaran haji dari Kepala Cabang BMT NU Ranuyoso," tuturnya.


Selain menabung, Asih juga beberapa kali memanfaatkan layanan pembiayaan dengan jaminan emas. Menurutnya, pelayanan antar-jemput yang diberikan pengelola sangat membantu, terutama saat kondisi darurat atau ketika dirinya tidak sempat datang ke kantor.


Ia juga merasakan manfaat besar dalam pengelolaan keuangan. Dengan memiliki beberapa jenis tabungan, setiap usaha dapat dipisahkan pencatatannya sehingga keuangan menjadi lebih tertata.


"Alhamdulillah, sekarang hasil usaha lebih terasa. Saya jadi lebih semangat menabung karena keuangan setiap usaha bisa dipisahkan. Puncak kebahagiaannya tentu saat bisa mendaftar haji bersama suami dari uang yang dikumpulkan sedikit demi sedikit setiap hari melalui BMT NU. Semoga ke depan saya juga bisa mengumpulkan tabungan lagi untuk memberangkatkan umrah kedua orang tua," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala BMT NU Cabang Ranuyoso, Ahmad Sa'id menyampaikan apresiasi atas semangat dan kedisiplinan Asih dalam mengembangkan usahanya.


"Kami sangat mengapresiasi kesungguhan Ibu Asih Indah Ravita Dewi dalam menabung dan mengelola usahanya. BMT NU Ranuyoso bangga memiliki anggota seperti beliau yang tidak hanya rajin menabung, tetapi juga turut memperkenalkan produk-produk BMT NU kepada masyarakat serta memiliki komitmen tinggi dalam mengelola keuangan dan usahanya," ujarnya.


Di akhir testimoninya, Asih berharap BMT NU Jawa Timur terus berkembang dan istiqamah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Semoga BMT NU terus maju, konsisten, dan istiqamah melayani anggota. Kehadiran BMT NU sangat membantu masyarakat karena bisa menabung dengan nominal kecil, ditambah layanan jemput tabungan yang sangat memudahkan," pungkasnya.


Bagikan:

Berita Lainnya