Sambut Hari Jadi Ke-22, BMT NU Jatim Hadirkan Mushalla Amanah

Admin
25 May 2026
303 x dilihat


Sumenep — Dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-22, KSPPS BMT Nuansa Umat Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana ibadah melalui Program Unggulan Mushalla Amanah. Kali ini, bantuan pembangunan mushalla disalurkan kepada Mushalla Al-Kautsar yang berlokasi di Desa Banjar Barat, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Ahad (24/5).


Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian BMT NU Jawa Timur terhadap kebutuhan masyarakat akan tempat ibadah dan sarana pendidikan agama bagi para santri dan warga sekitar.


Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Mushalla Al-Kautsar dilaksanakan secara khidmat oleh Wakil Ketua BMT NU Jawa Timur, Sudahri Arifandy bersama Direktur Risiko, Kepatuhan dan Maal (RKM), Idan Hermanto, S.H.I. Kegiatan tersebut juga dihadiri seluruh jajaran Direksi Bidang RKM.


Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa keberkahan dan keselamatan yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, KH. Busyri Rofiqi, S.Pd.I., sebagai harapan agar pembangunan mushalla berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat.


Program Mushalla Amanah sendiri merupakan salah satu program sosial dan kemaslahatan unggulan BMT NU Jawa Timur. Program ini bertujuan membantu pembangunan, perawatan, serta peningkatan kenyamanan sarana ibadah umat agar menjadi tempat yang aman, layak, dan nyaman untuk beribadah maupun kegiatan keagamaan lainnya.


Hariyanto selaku penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BMT NU. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat Desa Banjar Barat, khususnya bagi anak-anak yang selama ini mengaji di teras rumah warga.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BMT NU Jawa Timur atas bantuannya melalui Program Mushalla Amanah ini. InsyaAllah bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya. Yang awalnya anak-anak mengaji di teras rumah, sekarang sudah bisa memiliki tempat mengaji yang lebih nyaman di mushalla,” ungkapnya.


Idan Hermanto menjelaskan bahwa program ini bersumber dari dana wakaf pusat yang dihimpun dari pengelola BMT NU Jawa Timur. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam menjalankan prinsip syariah, tidak hanya bergerak di bidang ekonomi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan umat.


Menurutnya, dukungan terhadap pembangunan tempat ibadah merupakan salah satu prioritas penting karena mushalla dan masjid menjadi pusat pembinaan iman, pendidikan agama, serta penguat ukhuwah masyarakat.



Dengan adanya pembangunan Mushalla Al-Kautsar ini, diharapkan masyarakat Desa Banjar Barat memiliki sarana ibadah yang lebih representatif sehingga mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.


Melalui Program Mushalla Amanah, BMT NU Jawa Timur berharap dapat terus menginspirasi semangat gotong royong masyarakat dalam memajukan sarana ibadah, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga keuangan syariah dengan umat di berbagai wilayah Jawa Timur.


Bagikan:

Berita Lainnya